23 Feb 2014

Satu Gunung Meletus, Tidak Berarti Gunung di Dekatnya Ikut Meletus

gunung sinabung, sumatera utara, gunung berapi, gunung kelud, gunung anak krakatau, aktivitas vulkanik, lempeng bumi, fenomena alam, erupsi gunung, debu vulkanik, lahar dingin sinabung


IMPALA IBMI - Meski berada pada lempeng bumi yang sama, gunung berapi yang berdekatan tidak akan otomatis menyusul gunung di dekatnya yang meletus. Penentunya disebut bukan kesamaan lempeng, melainkan pada aktivitas masing-masing dapur magma gunung.

"Jadi intinya, tidak ada gunung yang bersambung, semua magma terpisah. Kalau ada yang bilang satu meletus yang lain akan ikut, itu tidak berarti demikian," kata Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hariyadi Permana, di Jakarta, Kamis (20/2/2014).

Karenanya, tegas Hariyadi, tidak ada perambatan aktivitas vulkanik. Meskipun sumber magma memang dari lempeng meleleh yang sama, ujarnya, setiap aktivitas vulkanik gunung dikontrol oleh hal yang berbeda.

Hariyadi mencontohkan aktivitas Gunung Sinabung di Sumatera Utara tak serta-merta membuat gunung-gunung di sekitarnya bereaksi. Pada kurun waktu aktivitas Gunung Sinabung meningkat, imbuhnya, justru Gunung Kelud di Jawa Timur dan Gunung Anak Krakatau di Banten yang meletus.

Fakta ini, ujar Hariyadi, menegaskan tidak adanya rembetan aktivitas gunung berapi sekalipun jaraknya berdekatan. Menurutnya, aktivitas vulkanik Gunung Sinabung dan Gunung Kelud sama, yaitu ada lempeng yang tersuduksi pada kedalaman 400 kilometer, meleleh dan naik ke permukaan dalam bentuk cair.

"Begitu dia (cairan lelehan lempeng) menemukan retakan-retakan, maka dia akan keluar," ujar Hariyadi. Hal ini menjelaskan fenomena luncuran atau lelehan hanya terjadi pada satu sisi gunung. "Karena di sisi lain tak ada retakan," ujarnya.

Hariyadi menegaskan, naiknya status aktivitas gunung berapi secara bersamaan memang dimungkinkan. Hal ini terjadi pada gunung yang berada pada daerah lempeng bumi yang sama.

Ketika lempeng tersebut bergeser, gunung-gunung tersebut akan mengalami peningkatan aktivitas. Namun, ujar Hariyadi, belum tentu lempeng lokasi gunung tertentu meleleh maka lempeng lain juga akan meleleh. "Banyak kondisi di bawah permukaan (bumi) yang berbeda," tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERHATIAN !

[+] Gunakan bahasa yang sopan
[+] Jangan OOT/ Out of Topic
[+] Di Larang Menyertakan Link Hidup/ Mati
[+] Gunakan OpenID untuk mempermudah Blog Walking