IMPALA IBMI - Jumlah pengungsi letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah berkurang. Sebagian besar pengungsi pulang ke kampung masing-masing.
"Saat ini jumlah pengungsi erupsi Sinabung yang berada di Pos Penampungan di Kabanjahe tercatat berjumlah 27.485 orang," kata Koordinator Media Center Penanggulangan Bencana Sinabung, Kabanjahe, Jhonson Tarigan ketika dihubungi dari Medan, Minggu (16/2/2014)
Sebelumnya, pada hari Sabtu (15/2/2014) jumlah pengungsi erupsi Sinabung tersebut masih berjumlah 29.140 dari 9.212 kepala keluarga. "Berkurangnya jumlah pengungsi itu, ada kaitannya dengan pemulangan 3.797 orang ke kampung mereka," ucap Jhonson.
Johnson mengatakan pengungsi yang dipulangkan 689 orang atau 235 kepala keluarga dipulangkan ke Rimo Kayu, Kecamatan Payung. Adapun 3.108 orang atau 235 kepala keluarga pulang ke Kampung Batu Karang, Kecamatan Payung.
Sebagian pengungsi yang pulang ke kampungnya, ujar Johnson, mendapatkan bantuan petugas dari Pemkab Karo, Satgas Penanggulangan Bencana, Relawan, dan instansi terkait lainnya. "Penduduk di dua desa yang dikembalikan tersebut, berada di zona aman dan di luar radius 5 kilometer (daerah bahaya) berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)," kata dia.
Sebagian pengungsi yang pulang ke kampungnya, ujar Johnson, mendapatkan bantuan petugas dari Pemkab Karo, Satgas Penanggulangan Bencana, Relawan, dan instansi terkait lainnya. "Penduduk di dua desa yang dikembalikan tersebut, berada di zona aman dan di luar radius 5 kilometer (daerah bahaya) berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)," kata dia.
Data yang diperoleh di Posko Penanggulangan Bencana Sinabung di Kabanjahe, jumlah pengungsi letusan Gunung Sinabung tercatat sebanyak 27.485 orang atau 8.694, terdiri atas 12.625 laki-laki dan 12.856 perempuan. Di antara para pengungsi juga terdapat 209 lansia, 226 ibu hamil, dan 1.336 bayi. Para pengungsi ini berasal dari 34 desa, dua dusun, dan lima kecamatan, semuanya di Kabupaten Karo.
Sebelumnya, PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status kegunungapian Gunung Sinabung dari Siaga menjadi Awas pada 24 November 2013 pukul 10.00 WIB. Dengan peningkatan status itu, PVMBG menyatakan daerah bahaya untuk Gunung Sinabung berada dalam radius 5 kilometer dari kawah. Masyarakat yang tinggal dalam radius itu diminta mengungsi.
Sebelumnya, PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status kegunungapian Gunung Sinabung dari Siaga menjadi Awas pada 24 November 2013 pukul 10.00 WIB. Dengan peningkatan status itu, PVMBG menyatakan daerah bahaya untuk Gunung Sinabung berada dalam radius 5 kilometer dari kawah. Masyarakat yang tinggal dalam radius itu diminta mengungsi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
PERHATIAN !
[+] Gunakan bahasa yang sopan
[+] Jangan OOT/ Out of Topic
[+] Di Larang Menyertakan Link Hidup/ Mati
[+] Gunakan OpenID untuk mempermudah Blog Walking